Sunyi malam tanpa penerangan alam
disertai desir angin dan rintik hujan
diantara kicauan binatang-binatang malam
Sendiri ku duduk berdiam diri
mata menatap nanar,namun pikiran kosong
melayang entah kemana
terbawa desir angin diantara hujan yang merintik
Desiran angin dingin membawa pikiran kosong ke alam khayalan
mengisi kekosongan dengan lamunan
Tersibak angin rambut panjang tergerai penghias wajah ayu pemiliknya
namun datang tiba-tiba angin pembawa luka
menghilangkan rambut indah nan panjang,
namun tak dapat menghilangkan wajah cantik pemiliknya
Sayang…
rambut indahmu nan panjang tak dapat lagi ku saksikan
namun tetaplah dapat ku pandang
wajah ayumu yang penuh kecantikan
yang selalu berhiaskan seulas senyuman
yang membuat tak hentinya sebuah lamunan
Dingin yang kembali menerpa membuat ku tersadar
akan malam yang semakin menghilang
Kini saatnya ku ucapkan selamat malam pada sang alam
pada angin yang membawa hati
“Selamat malam angin, datanglah lagi dikemudian hari
dan bawalah aku kembali ke alam lamunan akan gadis pujaan hati”
created by :
‘Snowcat’
Tidak ada komentar:
Posting Komentar